Balita (6)
Rumahku Sekolahku
Written by Dara MainaRumahku Sekolahku
Penulis Dara Maina
Profesi saya saat ini adalah seorang guru taman kanak-kanak. Sudah tentu tempat berkarya bagi seorang guru adalah sekolah. Sekolah saya bertempat di daerah Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
Jika orang hanya melihatnya dari luar maka mereka tidak akan tahu bahwa bangunan ini adalah sebuah sekolah. Bangunannya hanya terdiri dari satu lantai, bercat warna peach di atas sebidang tanah seluas 100 m2. Walaupun berukuran cukup mungil, bangunan itu dapat memuat semua aktivitas belajar kami. Semua ruang dilengkapi dengan jendela-jendela kaca berukuran besar yang seakan mengundang matahari untuk ikut masuk ke dalam sekolah kami. Jendela-jendela tersebut membuat sekolah kami terasa lapang dan jauh dari kesan pengap dan sempit.
Psikologi Anak
Perkembangan kecerdasan anak yang sangat pesat terjadi sejak anak baru lahir sampai usia lima tahun, sehingga hampir 50 persen potensi kecerdasan anak sudah terbentuk pada usia empat tahun. Kemudian secara bertahap mencapai 80 persen pada usia delapan tahun. Kreativitas anak mulai meningkat pada usia tiga tahun dan mencapai puncaknya pada usia empat setengah tahun. Kreativitas anak akan menurun apabila tidak diupayakan perkembangan potensi kecerdasannya. Data-data ini merupakan hasil penelitian ahli perkembangan anak dari Universitas Georgia Amerika Serikat, Dr.Keith Osborn.
Mengajar Anak Balita Membaca
Written by Susy IwatyMengajar Anak Balita Membaca
SUSI IVVATY
Jangan kaget jika melihat anak umur tiga tahun bisa membaca atau anak umur lima tahun gemar membaca buku. Mengajari anak di bawah usia lima tahun (balita) membaca bukan suatu hal yang sulit, jika dilakukan dengan metode yang benar plus kesabaran dan ketelatenan. Glenn Doman, penulis buku How to Teach Your Baby to Read, mempunyai jawabannya.
Membina Hubungan Orang Tua dengan Anak Sentuh dan Belailah Mereka
Written by Majalah Kemala BhayangkariMembina Hubungan Orang Tua dengan Anak Sentuh dan Belailah Mereka
Di ambil dari Majalah Kemala Bhayangkari
Pendidik dan guru pertama dan utama bagi anak sebenarnya bukan guru di sekolah, tetapi orang tua. Ahli ilmu jiwa anak dan tokoh-tokoh pendidikan anak sering mengatakan, bahwa salah satu hal yang perlu dilakukan oleh orang tua dalam usaha memberikan pendidikan yang baik kepada anak ialah membina hubungan emosional orang tua dan anak, yang perlu dilakukan sejak anak masih bayi. Salah satu manifestasinya berupa sentuhan, belaian, pelukan, ciuman dan berbicara dengan anak. Bila bertambah usia anak, komunikasi lisan pun bertambah penting. Dengarkanlah pendapat dan perasaan yang dikemukakan anak.
Jangan Terlalu Percaya Pada Sekolah
Written by Muh. MuslihJANGAN TERLALU PERCAYA PADA SEKOLAH !!!
Oleh : Muh. Muslih
Guru MA Ma’arif Borobudur, juga Koordinator Forum Kajian Guru Maju, Murid Bermutu Magelang. Bisa ditemui di This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Alamat : MA Ma’arif Borobudur, Jl. Syailendra Raya Borobudur, Magelang Kode Pos 56553
Sudah berjalan dua bulan dari tahun ajaran baru 2007/2008 . Dengan semangat para pelajar berangkat ke sekolah. Meski semangat dan keriangan mereka kadang menjadi kendor seiring dengan berjalannya waktu dan banyaknya bahan pelajaran yang mesti mereka hafalkan. Dan apabila kita merenung lebih dalam dengan kondisi nyata di sekolah sehari-hari yang menggambarkan bahwa anak-anak itu sesungguh-nya lebih banyak tidak siap untuk belajar di sekolah.
Bayi Juga Manusia
Written by Tukang DongengBaRBie di FaiRyToPia
Posted by tukangdongeng at 10:15 PM
Dalam cerita ini, untuk pertama kali Barbie menderita sekali…
Rasanya tidak tega melihat si wajah cantik dan kaki semampai ini harus betul2 bersusah payah…